Sebelumnya, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Lapangan Banteng, Jakarta.
Kedatangan Lukita untuk melaporkan kondisi pertumbuhan ekonomi di Batam terkait dengan rencana peralihan status Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Dalam pertemuan ini, dia memaparkan bahwa kondisi pertumbuhan ekonomi di kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau tersebut tumbuh cukup baik. Bahkan mencapai dua kali lipat.
"Dari sisi pertumbuhan ya tahun lalu kan di bawah 2 persen, sekarang 3 kuartal pertama ini rata - rata 4,24 persen," kata Lukita saat ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa 4 Desember 2018.
Dia optimis pertumbuhan ekonomi di kota industri tersebut dapat mencapai angka 4,4 persen hingga akhir tahun ini. Faktor pendorongnya yaitu dari sektor pariwisata.
"Dan saya berharap di kuartal IV ada dorongan lebih jauh karena meningkatnya tourism. Kegiatan pariwisata sama belanja dari pemerintah, jadi saya berharap di angka 4,4 persen dari angka yang taun lalu sekitar 1,7 persen," ujarnya.
Untuk tahun depan, Lukita menargetkan angka 7 persen untuk pertumbuhan ekonomi di Batam. Didorong oleh banyaknya jumlah tenaga kerja dengan banyaknya proyek pembangunan yang akan dimulai tahun depan.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
No comments:
Post a Comment